KALIBRASI KOMPAS
Kahbrasi kompas merupakan standarisasi antara
satu kompas dengan kompas lain yang sudah dikalibrasi atau lebih akurat.
Contoh, kita akan mengkalibrasi dua buah kompas, yaitu A dan B, kemudian kita
akan menggunakan kompas C sebagai kompas standar. Untuk sasaran bidikan kita
gunakan Bukit X.
Langkah I : bidikkan kompas C ke arah Bukit X,
dan catat sudut kompasnya (misal 45°)
Langkah ll : Bidikkan kompas A dan B ke arah
Bukit X, dan catat sudut kompasnya, misal A = 47° dan B = 42°
Maka kalibrasi kompas A adalah : 47° - 45° = 20
(selisih), jadi untuk hash bidikan kompas A di medan harus dikurangi 2°, karena
hasil bidikannya kelebihan 2° dari kompas standar (kompas C). Sedangkan kalibrasi
kompas B adalah : 45° - 42° _ 30 (selisih), jadi untuk hasil bidikan kompas B
di medan harus dikurangi 3°, karena hasil bidikannya kelebihan 3~' dari kompas
standar (kompas C).
Catatan
Untuk menghidari terjadinya penyimpangan sudut
kompas pada ikhtilafnya maka harus dihindarkan dari
1. Senjata berat, sejauh 60 meter
2. Senjata ringan, sejauh 40 meter
3. Pagar kawat, sejauh 10 meter
4. Parang, pisau dan logam kecil lainya, sejauh 3
meter atau lebih
DASAR-DASAR PETA DAN KOMPAS
Ada
banyak macam kompas yang dapat dipakai dalam kegiatan di alam, tentunya
masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangannya.
Macam kompas yang digunakan antara lain : Kompas
Prisma, Kompas Lensa dan Kompas Silva (Kompas Orientasi).
Namun pada dasarnya fungsi kompas adalah sama,
yaitu
1. Mengetahui arah
2. Membidik sasaran
Kompas yang digunakan untuk navigasi :
1. Kompas Lensa
Kompas Lensa merupakan kompas yang dilengkapi
dengan lensa biconcav untuk mempermudah dalam pembacaannya. Bahan lensa ini
dapat dari logam maupun dari fiber.
Kelebihan dari lensa ini adalah:
+ Keringanannya sehingga mudah untuk dibawa dan
digunakan, selain harganya yang cukup murah.
+ Memiliki pengait untuk memudahkan dalam
mendatarkan kompas.
Kekurangannya adalah:
+ Piringan kompas mudah sekali bergerak sehingga
mempersulit kita dalam penghitungan besar sudut kompas.
+ Skala pada kompas tiap strip rnewakili dua
skala, validitas pengukuran besarnya sudut kompas kurang, terutama untuk
pengukuran sudut kompas dengan angka ganjil, pengukurannya berdasarkan
perkiraan saja.
2. Kompas Silva
Kompas ini sering disebut juga Kompas Orientasi,
ini disebabkan oleh kemudahan penggunaan kompas ini untuk orientasi medan.
Kompas ini memiliki tanda panah penyesuai yang terdapat di dasar piringan
kompas, dilengkapi pula dengan cermin. Selain itu disekitar piringan kompas
terdapat konektor dan penggaris.
http://www.camping-gear-outlet.com/images/product/3_6020.jpg
Kelebihannya adalah :
+ Memiliki cermin untuk memudahkan dalam pembacaan
dan pembidikan
+ Dilengkapi dengan penggaris (dalam cm dan
inchi).
+ Untuk jenis tertentu memiliki kaca pembesar dan
konektor untuk peta berskala I : 50.000 dan I : 25.000.
+ Untuk jenis tertentu dilengkapi dengan lensa
pembidik.
+ Dapat digunakan untuk mengukur besar sudut peta
(pengganti busur derajat).
Kekurangannya adalah:
+ Untuk membuat kompas terdebut datar kita harus
menggunakan alat bantu yang datar.
+ Bila membidik besar sudut kornpas tidak dapat
langsung diketahui.
3. Kompas Prisma
http://www.ortekltd.com/images/Ortcompass.jpg
Kompas ini memiliki prisma pada bagian dekat
pengait. Kompas ini terbuat dari bahan logam, dengan jarum kompas mengandung
zat phosphoric yang akan memudahkan pembacaan sudut bila pada atempat gelap.
Kelebihannya adalah:
+ Besar sudut bidikan bisa langsung di baca
melalui prisma.
+ Dapat langsung diketahui azimuth dan back
azimuthnya.
+ Mudah digunakan, mudah didatarkan.
Kekurangannya adalah
+ Terbuat dari logam sehingga berat.
Hal-Hal Yang Harus Diperhatikan Sebelum
Menggunakan KOMPAS
1. Set semua kompas yang akan dipakai (seragamkan
dengan kompas yang standar). Untuk checking yang paling mudah yaitu kita pergi
ke titik Triangulasi, dengan catatan daerah tersebut telah kita ketahui SPM-nya
(misal 0° 00' 00").
Plot salah satu tanda medan yang terlihat jelas
dari Triangulasi dan juga terdapat di peta, catat besar sudut petanya, misal
50'.
** Untuk kompas standar, besar sudut kompas bila
kita membidik tanda medan tersebut dan' titik Tnangulasi juga harus sebesar
50'. (Catatan : Cara kita membidik dan plotting sudah benar).
2. Perhatikan angka-angka pembagian derajat yang
terdapat pada piringan kompas (untuk keseragaman sebaiknya menggunakan kompas
dengan pembagian derajat sampai 360°). Bila kita menggunakan kompas dengan
pembagian derajat 6400,
maka di lapangan kita harus menghitung lagi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar