2. Orientasi medan
tanpa peta dan kompas
Bila kita berada di alam bebas tanpa membawa peta
dan kompas, kita dapat menggunakan tanda-tanda alam untuk menunjukkan arah
perjalanan kita, diantaranya adalah
a. Matahari. Hanya dapat digunakan pada slang
hari, yaitu mengetahui arah barat dan timur
b. Bintang. Pada malam hari dapat menggunakan
bintang untuk mengetahui arah perjalanan kita, antara lain Bintang Pari menunjukkan
arah selatan Bintang Orion menunjukkan arah timur dan barat
c. Tanda-tanda lain Tanda-tanda lain yang dapat
digunakan antara lain Kuburan orang Islam membujur kearah utara - selatan
Masjid menghadap kearah barat – timur
TEKNIK CONTOURING
Contouring dapat diartikan dengan salah satu
penerapan ilmu medan peta yaitu menempuh perjalanan tanpa menggunakan kompas.
Dalam melakukan teknik contouring dituntut untuk lebih teliti dalam pengamatan
medan. Karena jika kita sudah salah menentukan posisi dengan contouring maka
akan mempersuli perjalanan kita dan mungkin akan tersesat.
Jika kita di lapangan dengan membawa peta maka
teknik contouring dapat dilakukan, dengan mengamati bentukan dengan acuan arah
KAKIBATAS (Kanan, Kiri, Bawah, Atas).
Tanda-tanda medan yang dapat digunakan adalah
+ Puncak-puncak bukit
+ Bentukan sungai
+ Punggungan bukit dan terjal/landainya bukit
+ Percabangan sungai
+ Patahan tebing
+ Waterfall (air terjun)
Untuk selalu dapat berhasil melakukan teknik ini
adalah dengan selalu berlatih di lapangan yang sebenarnya. Yang perlu dicamkan
adalah :"Tentukan secara pasti titik awal keberangkatan, menghitung jarak
tempuh dan selalu menghitung ,sudah berapa kali kita menyeberangi sungai atau
lembah atau berpindah punggungan bukit".
TEKNIK PASSING KOMPAS
Teknik ini sering digunakan dalam rnelakukan
sebuah operasi SAR. Teknik ini lebih mudah dilakukan pada medan yang landai dan
luas, digunakan pula untuk mengatasi rintangan yang menghalangi perjalanan
kita, misal sungai atau jurang.
Cara melakukan passing kompas adalah
+ Tentukan titik (lokasi) yang menjdi tujuan
kita, pada peta.
+ Ilitung sudut peta dengan kompas dari titik
awal kita menuju titik tujuan dan tentukan pula back azimuthnya.
+ Perintahkan satu atau dua orang rekan kita
untuk menuju arah bidikan kompas sebatas pandangan mata.
+ Kemudian anda bergerak ke depan rekan anda dan
melakukan hal yang sama dengan point ketiga.
+ Postsi jarum kompas harus selalu berimpit
dengan N dan S (Utara dan Selatan).
Teknik ini sering digunakan untuk mengatasi
rintangan yang menghalangi perjalanan kita, misal jurang, sungai, dil. Yang
utama adalah menentukan arah bidikan dan mengirimkan rekan sebagai pionir
pencari jalan, dengan catatan tidak terlepas dari jangkauan rnata dan segera
menempati arah bidikan kompas.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar